JAKARTA, Bhayangkara101.co.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan berpartisipasi dalam Pertemuan Tahunan Bank Pembangunan Islam atau Islamic Development Bank (IsDB) Annual Meeting 2026 yang diselenggarakan di Baku, Azerbaijan pada 16-19 Juni 2026.
Keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran aktif Indonesia dalam kerja sama pembangunan internasional sekaligus mendorong agenda pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Mengusung tema Regional Connectivity for Sustainable Prosperity atau Konektivitas Kawasan untuk Kesejahteraan yang Berkelanjutan, pertemuan tahunan ini mempertemukan perwakilan dari 57 negara anggota IsDB, pimpinan lembaga keuangan internasional, serta berbagai pemangku kepentingan.
Forum tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan, pembiayaan, perdagangan, investasi, dan penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota.
Partisipasi Indonesia dalam forum tersebut memiliki arti penting sebagai sarana untuk menyampaikan pandangan dan kepentingan nasional terhadap berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama negara-negara anggota IsDB.
Forum ini juga menjadi wadah bagi Indonesia untuk terus mendorong semangat solidaritas dan kerja sama Selatan-Selatan (South-South Cooperation) sebagai salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di negara-negara berkembang.
Selain itu, Indonesia memanfaatkan forum IsDB untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu penggerak utama pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat global.
Melalui berbagai sesi diskusi dan pertemuan bilateral, Indonesia menegaskan pentingnya ekonomi syariah sebagai instrumen yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendorong pemerataan kesejahteraan, peningkatan inklusi keuangan, dan pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Keikutsertaan aktif Indonesia dalam IsDB Group Annual Meetings 2026 juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat peran dan kontribusi dalam kerja sama multilateral serta memperluas kemitraan internasional.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian agenda pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi yang lebih erat dengan berbagai mitra pembangunan global.
Partisipasi Indonesia pada Pertemuan Tahunan IsDB 2026 menjadi salah satu wujud nyata peran aktif Indonesia dalam mendorong kerja sama internasional yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta menciptakan peluang pembangunan yang lebih luas bagi masyarakat.
(MB101 – Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu)
Ringkasan Berita:
- Indonesia berpartisipasi dalam Pertemuan Tahunan IsDB 2026 yang berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada 16-19 Juni 2026.
- Forum ini diikuti oleh perwakilan dari 57 negara anggota IsDB dan berbagai lembaga keuangan internasional.
- Indonesia memanfaatkan forum tersebut untuk memperkuat kerja sama pembangunan internasional dan mendorong agenda pembangunan berkelanjutan.
- Pemerintah menegaskan komitmen dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai instrumen pertumbuhan yang inklusif.
- Indonesia juga mendorong penguatan kerja sama Selatan-Selatan (South-South Cooperation) guna mendukung pembangunan negara berkembang.
- Keikutsertaan aktif dalam IsDB Annual Meeting 2026 diharapkan mampu memperluas kemitraan global dan meningkatkan kesejahteraanmasyarakat.















