KOTA TANGERANG – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 8 Kota Tangerang tahun ini menghadirkan energi positif yang berbeda. Mengusung slogan “Sekolahku Aman, Belajarku Nyaman, dan Hati Gembira!”
Sekolah menengah atas ini berkomitmen guna menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga mengutamakan kesehatan mental dan kebahagiaan siswa sejak hari pertama melangkah.

*Membangun Budaya Sekolah yang Inklusif*
Kepala Sekolah SMAN 8 Kota Tangerang, Mashudi, M.Pd., menegaskan bahwa esensi pendidikan yang unggul dimulai dari lingkungan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara psikologis. Slogan tersebut bukan sekadar jargon, melainkan janji sekolah untuk memberikan ruang belajar yang bebas dari perundungan (bullying) serta penuh dengan apresiasi.
“Pendidikan yang efektif adalah pendidikan yang memanusiakan manusia. Ketika seorang siswa merasa aman dan nyaman di sekolahnya, maka rasa gembira akan muncul. Dari kegembiraan itulah, daya serap ilmu dan kreativitas siswa akan meningkat drastis. Itulah fokus utama kami di SMAN 8 Kota Tangerang,” ujar Mashudi, M.Pd. saat membuka kegiatan MPLS.

*Fokus pada Kreativitas dan Kesejahteraan Siswa*
Rangkaian MPLS di SMAN 8 Kota Tangerang tahun ajaran 2026/2027 dirancang secara kreatif, jauh dari kesan kaku atau senioritas yang tidak relevan. Fokus utama diberikan pada :
– Lingkungan yang Aman : Memastikan setiap sudut sekolah menjadi zona aman bagi siswa untuk berekspresi.
– Kenyamanan Belajar : Optimalisasi fasilitas sekolah yang ramah siswa untuk menunjang proses pembelajaran yang inovatif.
– Hati yang Gembira : Menghadirkan suasana sekolah yang menyenangkan agar motivasi belajar siswa tumbuh secara intrinsik.

SMAN 8 Kota Tangerang percaya bahwa tantangan di era globalisasi memerlukan generasi yang tidak hanya pintar secara kognitif, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang baik. Dengan konsep sekolah yang menyenangkan, pihak sekolah optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya sukses di jenjang perguruan tinggi, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh di masa depan.
Kegiatan MPLS ini ditutup dengan komitmen bersama antara siswa, guru, dan staf untuk menjaga atmosfer sekolah agar tetap positif, kreatif, dan inspiratif sepanjang tahun ajaran berjalan. *













