JAKARTA, MB – Semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh JNE Express melalui kegiatan donor darah yang menggandeng Palang Merah Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom JNE Tomang 11 ini menjadi bukti nyata bahwa aksi sederhana seperti donor darah mampu memberikan dampak besar bagi keselamatan jiwa manusia.

Mengusung tema “Mari Ikuti Donor Darah: Selamatkan Jiwa, Sehatkan Raga” dengan kampanye #BeAHero, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara tim HSE & Security dengan engagement internal perusahaan. Para karyawan yang dikenal sebagai Ksatria dan Srikandi JNE tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari registrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga proses donor darah.

Penanggung jawab kegiatan dari PMI, Muhamad Safrudin, menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat berarti dalam menjaga ketersediaan stok darah nasional yang kerap mengalami kekurangan.
“Kami dari PMI sangat mengapresiasi konsistensi dan komitmen JNE dalam menyelenggarakan kegiatan donor darah secara berkala. Kebutuhan darah di Indonesia setiap harinya sangat tinggi, sementara jumlah pendonor masih terbatas. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan medis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa donor darah adalah bagian dari gaya hidup sehat dan bentuk kepedulian sosial yang nyata. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk melakukan hal serupa,” ujar Muhamad Safrudin dalam keterangannya.

Selain dukungan dari PMI, kegiatan ini juga mendapat support dari tim Susu Anline yang turut berpartisipasi dalam mendukung kelancaran acara, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi para pendonor setelah proses donor darah.
Dari sisi internal perusahaan, Manager HSE & Security, Heni Sulistyawati, yg akrab di sapa bu bony menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada aspek sosial, tetapi juga menjadi bagian dari budaya perusahaan dalam menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan.
“Kegiatan donor darah ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, dan peduli. Kami ingin memastikan bahwa setiap karyawan tidak hanya produktif dalam bekerja, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan diri dan kepedulian terhadap sesama. Donor darah menjadi salah satu sarana yang efektif untuk mencapai kedua tujuan tersebut. Selain memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan kerja,” jelas Heni.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari keikutsertaan para karyawan lintas departemen. Salah satunya adalah Juwanto dari Departemen QMS yang turut ambil bagian dalam aksi donor darah tersebut.
“Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Selain membantu orang lain yang membutuhkan darah, saya juga merasakan manfaat kesehatan secara langsung. Kegiatan seperti ini sangat positif dan seharusnya bisa rutin dilakukan. Ini bukan hanya soal donor darah, tetapi tentang bagaimana kita sebagai manusia bisa saling membantu dan peduli satu sama lain,” ungkap Juwanto.
Kegiatan donor darah ini tidak hanya menjadi agenda rutin perusahaan, tetapi juga telah menjelma menjadi gerakan sosial yang membangun kesadaran kolektif di lingkungan kerja. Dengan semangat “Selamatkan Jiwa, Sehatkan Raga”, JNE berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.
Melalui kolaborasi yang solid antara perusahaan, lembaga kemanusiaan, dan partisipasi aktif karyawan, aksi donor darah ini membuktikan bahwa kepedulian dapat diwujudkan dalam tindakan nyata yang berdampak luas bagi masyarakat. Zakaria (Bang zeck)












