KOTA TANGERANG, MB – Suasana khidmat penuh kehangatan menyelimuti Majlis Taklim Baitul Muttaqin yang berlokasi di Rt 02/03 Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, dalam perayaan ulang tahun ke-5 Muhamad Zadin Saputra Romadhon yang digelar secara sederhana namun sarat makna.
Acara yang berlangsung dalam nuansa religius tersebut dipimpin oleh Pimpinan Majlis Taklim, H. Muhamad Soleh, didampingi Ustazah Ira, serta dihadiri para ustad, ustazah, dan jamaah pengajian yang turut memanjatkan doa terbaik.
Perayaan ulang tahun ini menjadi momentum penuh syukur bagi keluarga, khususnya Bunda Zadin, Inda Yani, yang dengan penuh haru menyaksikan kebersamaan dan doa yang mengalir untuk putranya tercinta.
Sejak awal acara, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, diikuti dengan tausiyah yang mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan setiap pertambahan usia sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Sebagaimana firman Allah SWT:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
“Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.”
(QS. Ghafir: 60)
Dalam tausiyahnya, disampaikan pula pentingnya saling mendoakan sebagai bagian dari ukhuwah Islamiyah, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ
“Doa seorang muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya adalah doa yang mustajab.”
(HR. Muslim)
Puncak acara ditandai dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh H. Muhamad Soleh, memohon keberkahan umur, kesehatan, kecerdasan, serta masa depan yang gemilang bagi Zadin.
Dengan penuh rasa syukur, Bunda Inda Yani menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah hadir.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para ustad dan ustazah pembimbing, khususnya kepada Bapak H. Muhamad Soleh dan Ustazah Ira, serta seluruh rekan-rekan jamaah Majlis Taklim Baitul Muttaqin. Kehadiran dan doa dari semuanya menjadi kekuatan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar Zadin kelak tumbuh menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Doa pun dipanjatkan bersama:
اللّهُمَّ بَارِكْ فِي عُمْرِهِ، وَاجْعَلْهُ وَلَدًا صَالِحًا، وَوَفِّقْهُ لِطَاعَتِكَ
“Ya Allah, berkahilah umurnya, jadikan ia anak yang sholeh, dan bimbinglah ia dalam ketaatan kepada-Mu.”
Acara ditutup dengan ramah tamah sederhana yang semakin mempererat tali silaturahmi antar jamaah. Meski berlangsung tanpa kemewahan, perayaan ini justru menghadirkan makna mendalam tentang kebersamaan, keikhlasan, dan kekuatan doa dalam kehidupan.
Majlis Taklim Baitul Muttaqin kembali menunjukkan perannya sebagai pusat pembinaan spiritual masyarakat, sekaligus wadah mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.zakaria(Bang zeck)







