FILIPINA, Bhayangkara101.co.id – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Bidang Strategi, Doktrin dan Pembangunan Kekuatan, Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon, mewakili Menteri Pertahanan RI menghadiri pertemuan ASEAN Defence Ministers’ Meeting-Plus (ADMM-Plus) ke-13 yang diselenggarakan di Cebu, Filipina, pada Kamis (29/10/2026). Pertemuan tersebut berlangsung setelah pelaksanaan pertemuan ke-20 ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM).
Dalam forum ADMM-Plus ke-13, Wamenhan RI Jenderal TNI Richard menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai wadah untuk membangun dialog yang jujur, tulus, dan saling menghormati dalam semangat sebagai satu keluarga besar.
Lebih lanjut, Wamenhan menyampaikan tiga langkah utama untuk memperkuat kerja sama pertahanan kawasan. Langkah tersebut meliputi pembangunan hubungan antarmasyarakat (people-to-people) melalui interaksi dan pelatihan bersama, mewujudkan kerja sama melalui aksi nyata, serta membangun kerja sama pertahanan yang berlandaskan saling menghormati dan memberikan manfaat bersama.
Sebagai bentuk aksi nyata, Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh negara anggota ASEAN dan negara-negara Plus atas partisipasi aktif dalam ADMM-Plus Combined Field Training Exercise (FTX), yakni latihan lapangan gabungan ADMM-Plus bertajuk Exercise Trident Resolve 2026.
Latihan tersebut diselenggarakan di Banten, Indonesia, pada September 2026. Keberhasilannya diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama terintegrasi, khususnya dalam menghadapi situasi krisis.
Menanggapi hal tersebut, negara-negara peserta juga menyampaikan apresiasi atas kesuksesan dan keberhasilan Exercise Trident Resolve di Indonesia. Latihan ini menjadi latihan ADMM-Plus pertama yang menggabungkan tiga bidang Experts’ Working Group (kelompok kerja ahli), yaitu Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR/ bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana), Military Medicine (kedokteran militer), dan Cybersecurity (keamanan siber).
Selain itu, Wamenhan menekankan bahwa penghormatan terhadap kedaulatan dan penyelesaian perbedaan secara damai harus menjadi dasar dalam membangun kerja sama pertahanan.
Menurutnya, prinsip tersebut memiliki peran penting dalam menjaga sentralitas ASEAN sekaligus mewujudkan arsitektur kawasan yang seimbang, inklusif, dan memiliki legitimasi.
Menutup sambutannya, Wamenhan mengajak seluruh delegasi untuk mempertahankan semangat ADMM-Plus sebagai forum kerja sama yang tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga ruang untuk berdialog secara terbuka dan bekerja bersama dalam menghadapi berbagai tantangan kawasan.
“Soliditas merupakan kunci keamanan kawasan, sementara keamanan menjadi fondasi bagi kemakmuran negara-negara di kawasan,” tutup Wamenhan RI Jenderal TNI Richard.
@ Media Bhayangkara101 (MB101)
Sumber: Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia
Diterbitkan pada: 30 Oktober 2026
(MB101 – Biro Infohan Setjen Kemhan)
Ringkasan Berita:
- Wamenhan RI Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon mewakili Menteri Pertahanan dalam pertemuan ADMM-Plus ke-13 di Cebu, Filipina, pada 29 Oktober 2026.
- Indonesia mendorong tiga langkah penguatan kerja sama pertahanan, yakni interaksi antarmasyarakat, aksi nyata, dan prinsip saling menghormati serta memberikan manfaat bersama.
- Indonesia mendapat apresiasi atas keberhasilan Exercise Trident Resolve 2026 di Banten pada September 2026.
- Latihan tersebut menjadi yang pertama menggabungkan tiga bidang kelompok kerja ahli, yaitu HADR, kedokteran militer, dan keamanan siber.
- Wamenhan menegaskan soliditas sebagai kunci keamanan kawasan dan keamanan sebagai fondasi kemakmuran negara-negara di kawasan.













