by

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah, Warga Sampang Rasakan Dampak Nyata bagi Ekonomi dan Mobilitas

-Nasional-19 views

SAMPANG, Bhayangkara101.co.id – Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, saat Presiden Prabowo Subianto meresmikan ruas jalan hasil pelaksanaan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), Selasa (23/06/2026).

Peresmian yang dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoni, Desa Larlar, menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi jalan yang rusak.

Ruas jalan yang diresmikan Presiden merupakan bagian dari pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia melalui Program IJD.

Bagi warga Desa Larlar, pembangunan tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ahmad Fauzi, warga Desa Larlar, mengaku kondisi jalan sebelum diperbaiki sangat memprihatinkan dan menyulitkan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Alhamdulillah, apalagi manusia, hewan pun sangat sulit untuk melintasi jalan ini. Tapi alhamdulillah dengan adanya program ini, sangat terbantu, sangat bangga masyarakat, khususnya masyarakat Batu Boro dan Desa Larlar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Taufik yang menuturkan bahwa kerusakan jalan selama ini menjadi hambatan utama mobilitas warga, terutama saat musim hujan.

“Sebelum adanya proyek ini kondisi sangat parah sehingga mobilitas masyarakat yang mau ke kecamatan atau mau ke kabupaten sangat sulit apalagi musim hujan, bisa-bisa nggak bisa dilewati,” katanya.

Kini, setelah jalan selesai dibangun, aktivitas masyarakat menjadi jauh lebih lancar.

Distribusi hasil pertanian menuju pasar maupun pusat perdagangan dapat dilakukan dengan lebih cepat sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Alhamdulillah masyarakat banyak bersyukur sehingga transportasi lebih lancar, mobilitas warga lebih cepat sehingga bisa memperlancar ekonomi seperti pergerakan hasil-hasil pertanian bisa cepat dibawa ke pasar atau kabupaten,” tuturnya.

Sementara itu, Abdul Rosyid mengungkapkan bahwa sebelum pembangunan dilakukan, kondisi jalan nyaris tidak dapat dilalui karena kerusakannya yang cukup parah dan telah lama tidak mendapatkan perbaikan.

Menurutnya, manfaat pembangunan jalan kini dirasakan langsung oleh para petani di Desa Larlar yang lebih mudah menjual hasil panennya ke luar daerah.

“Alhamdulillah luar biasa masyarakat merasakan manfaatnya, perekonomian di Desa Larlar juga terangkat karena hasil tani dari Desa Larlar ini bisa dibawa keluar. Kalau sebelum terbangun ini hasil dari masyarakat tani tidak bisa dibawa keluar, tidak bisa dijual sehingga hasil petani itu tidak laku, harganya murah. Dengan dibangunnya jalan ini alhamdulillah bisa dibawa keluar dan harganya lebih bagus, lebih tinggi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di daerahnya.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah berkenan hadir ke desa kami Desa Larlar, semoga bapak bisa lebih memperhatikan lagi, bisa melanjutkan sisa pembangunan yang masih belum terbangun ini,” tuturnya.

Bagi masyarakat Desa Larlar, jalan yang kini membentang mulus bukan hanya sarana penghubung antardaerah.

Lebih dari itu, jalan tersebut menjadi simbol kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas, serta membuka harapan baru bagi masa depan desa.

(MB101 – BPMI Sekretariat Presiden)

Ringkasan Berita:

  • Presiden Prabowo meresmikan ruas jalan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Desa Larlar, Kabupaten Sampang.
  • Ruas jalan tersebut merupakan bagian dari pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer di berbagai wilayah Indonesia.
  • Warga mengaku kondisi jalan sebelumnya sangat rusak dan menyulitkan mobilitas, terutama saat musim hujan.
  • Pembangunan jalan memperlancar transportasi, distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
  • Petani kini lebih mudah membawa hasil panen ke pasar sehingga memperoleh harga jual yang lebih baik.
  • Masyarakat menilai pembangunan jalan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan konektivitas daerah.