JAKARTA, Bhayangkara101.co.id – Sinergi pertahanan udara Indonesia dan Malaysia kembali diperkuat melalui pelaksanaan Patroli Terkoordinasi (Patkor) Malindo Siri I Tahun 2026 di wilayah perbatasan kedua negara. Kegiatan yang digelar pada Rabu (15/7/2026) tersebut menjadi bagian dari kerja sama bilateral dalam meningkatkan keamanan ruang udara sekaligus mempererat hubungan antara TNI Angkatan Udara dan Tentera Udara Diraja Malaysia (TUDM).
Dalam pelaksanaan patroli, TNI AU mengerahkan dua pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 16. Sementara itu, TUDM mengoperasikan dua pesawat tempur F/A-18 Hornet sebagai unsur patroli udara serta satu pesawat F/A-18 Hornet lainnya untuk mendokumentasikan seluruh rangkaian patroli bersama dari udara. Dukungan Ground Controlled Interception (GCI) diberikan oleh operator Satuan Radar 104 Dumai yang berada di bawah jajaran Komando Sektor I.
Pangkosek I Medan, Marsma TNI Imam Subekti, S.T., M.IR., menyampaikan bahwa Patkor Malindo merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Republik Indonesia dan Malaysia dalam menjaga stabilitas serta keamanan kawasan.
“Patkor Malindo merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Republik Indonesia dan Malaysia dalam menjaga stabilitas serta keamanan kawasan. Keberhasilan pelaksanaan patroli tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang solid antara TNI AU dan TUDM.”
Pelaksanaan Patkor Malindo Siri I Tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen TNI AU dan TUDM dalam memperkuat interoperabilitas, menjaga keamanan wilayah udara perbatasan, serta mendukung stabilitas kawasan melalui kerja sama pertahanan yang berkelanjutan.
(MB101 – Dispenau)
Ringkasan Berita:
- Patkor Malindo Siri I Tahun 2026 dilaksanakan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia pada Rabu (15/7/2026).
- TNI AU mengerahkan dua pesawat tempur F-16, sedangkan TUDM mengoperasikan tiga pesawat F/A-18 Hornet, termasuk satu pesawat untuk dokumentasi udara.
- Dukungan Ground Controlled Interception (GCI) diberikan oleh Satuan Radar 104 Dumai di bawah Komando Sektor I.
- Pernyataan Pangkosek I Medan disajikan sebagai blockquote, menegaskan bahwa Patkor Malindo merupakan wujud komitmen kedua negara menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.
- Kegiatan ini memperkuat interoperabilitas TNI AU dan TUDM, meningkatkan keamanan ruang udara perbatasan, serta mendukung stabilitas kawasan.







