by

Kunker ke Jembrana Bali, Menhan Sjafrie Tinjau Kesiapan Yonif TP 928/Brata Sena Yudha

JEMBRANA, Bhayangkara101.co.id – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 928/Brata Sena Yudha (BSY) di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Rangkaian kunjungan diawali dengan pertemuan silaturahmi bersama Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M., beserta jajaran pemerintah daerah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan satuan dari Komandan Batalyon (Danyonif) TP 928/BSY mengenai kesiapan pangkalan dan dinamika pengamanan wilayah perbatasan.

Usai menerima paparan, Menhan Sjafrie bersama rombongan makan siang bersama para prajurit sekaligus memberikan pengarahan secara langsung.

Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa prajurit TNI harus senantiasa siap menjalankan tugas, termasuk pada hari libur, terutama dalam menjaga keamanan bangsa dan negara.

Menhan juga menyoroti posisi strategis Yonif TP 928/BSY yang berada di pintu gerbang perbatasan perairan sekaligus jalur transportasi nasional penghubung Pulau Jawa dan Bali.

“Kalian berada di jalur lintasan perbatasan dan pergerakan ekonomi nasional Jawa-Bali. Harus selalu waspada! Laksanakan patroli jalur keamanan dan patroli perimeter secara ketat untuk memastikan Kabupaten Jembrana dan Bali tetap aman serta nyaman. Jangan sampai ada celah ancaman yang menggoyahkan stabilitas wilayah ini!” tegas Menhan Sjafrie.

Selain menekankan kesiapsiagaan, Menhan memberikan peringatan keras mengenai pentingnya disiplin prajurit, khususnya terkait bahaya narkoba dan judi online di lingkungan kesatrian.

“Saya perintahkan Danyon untuk selalu memeriksa kesehatan prajurit secara berkala. Jangan ada satu pun prajurit yang terkontaminasi narkoba maupun terlibat Judi online! Semua bentuk penyimpangan adalah pelanggaran disiplin berat yang ada sanksi tegas keprajuritannya. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI!” pungkas Menhan.

Di samping menjalankan fungsi pengamanan tempur dan patroli, Menhan Sjafrie turut mengingatkan pentingnya kualifikasi teritorial pembangunan yang melekat pada Yonif TP 928/BSY.

Dengan dukungan kompi fungsional di bidang pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi, para prajurit diharapkan berperan aktif mendampingi Pemerintah Daerah Jembrana serta membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah sekitar.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan didampingi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana, serta Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya.

(MB101 – Biro Infohan Setjen Kemhan)

Ringkasan Berita

  • Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Marshalling Area Yonif TP 928/Brata Sena Yudha di Gilimanuk, Jembrana, Bali, pada 18 Oktober 2026.

  • Menhan menerima paparan mengenai kesiapan pangkalan dan pengamanan wilayah perbatasan, serta memberikan pengarahan langsung kepada prajurit.

  • Menhan menekankan kesiapsiagaan dan patroli keamanan yang ketat di jalur strategis penghubung Jawa–Bali.

  • Prajurit diingatkan untuk menjauhi narkoba dan judi online, menjaga disiplin, serta berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.

  • Yonif TP 928/BSY diharapkan turut mendukung pembangunan wilayah melalui bidang pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi, serta membantu masyarakat bersama pemerintah daerah.