by

Pemimpin Industri Waste-to-Energy Dunia Bersaing Bangun PSEL Indonesia, Mitra Terpilih Tahap Kedua Ditetapkan

-Nasional-27 views

JAKARTA, Bhayangkara101.co.id – PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) menetapkan Mitra Terpilih dalam proses seleksi mitra usaha pengembang dan pengelola Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Tahap Kedua. Seleksi tersebut mencakup 8 lokasi pengembangan di 20 kabupaten/kota. Penetapan Mitra Terpilih pada setiap lokasi masih bersifat bersyarat (conditional) dan tunduk pada pemenuhan seluruh persyaratan pengadaan yang berlaku.

Penetapan Mitra Terpilih ini menjadi bukti tingginya daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi di sektor infrastruktur lingkungan. Sejumlah perusahaan yang telah puluhan tahun menjadi pemimpin industri pengelolaan limbah dan Waste-to-Energy dunia turut mengikuti proses seleksi, mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap prospek pengembangan PSEL di Indonesia.

Dari 85 Daftar Penyedia Terseleksi (DPT), tercatat 68 aplikasi masuk untuk 8 lokasi proyek. Berdasarkan hasil evaluasi, setiap lokasi telah memiliki Mitra Terpilih dan Mitra Cadangan, di mana Mitra Terpilih akan menerima Conditional Letter of Award (CLoA).

CLoA merupakan penetapan bersyarat sebagai mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL. Mitra Terpilih akan resmi ditetapkan sebagai pengembang dan pengelola PSEL setelah seluruh persyaratan dalam CLoA dipenuhi. Sementara itu, Mitra Cadangan disiapkan sebagai mekanisme alternatif apabila Mitra Terpilih tidak dapat memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Chief Executive Officer DIM, Pandu Sjahrir, mengatakan keterlibatan perusahaan-perusahaan Waste-to-Energy terkemuka dunia menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Indonesia.

“Keterlibatan perusahaan-perusahaan Waste-to-Energy terkemuka dunia menunjukkan bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan investasi. Kami melihat ini sebagai peluang untuk mempercepat transfer teknologi, membangun kapasitas nasional, dan memperkuat ekosistem industri pengelolaan sampah di Indonesia.”

Di tengah persaingan perusahaan-perusahaan global tersebut, pelaku usaha nasional menunjukkan peran yang semakin kuat. Empat dari delapan Mitra Terpilih merupakan konsorsium yang dipimpin perusahaan Indonesia, sementara dua konsorsium dipimpin perusahaan asal Perancis dan dua konsorsium lainnya dipimpin perusahaan asal Tiongkok. Indonesia menjadi consortium lead terbanyak pada hasil seleksi tahap ini.

Seluruh konsorsium tersebut menggandeng mitra teknologi internasional guna mempercepat implementasi proyek sekaligus mendorong transfer technology dan memperkuat industri nasional.

Proses Seleksi Berlangsung Ketat dan Transparan

Director Investment DIM sekaligus Chief Executive Officer Denera, Fadli Rahman, menegaskan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik serta mengacu pada praktik terbaik internasional.

“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, berdasarkan prinsip tata kelola yang baik, serta mengacu pada praktik terbaik internasional. Penilaian mencakup aspek kredensial pada proyek PSEL, kemampuan finansial, kecepatan implementasi dan komersial, aspek strategis dan pengelolaan risiko, hingga komitmen jangka panjang dan pengalaman eksekusi di Indonesia. Untuk memastikan independensi dan kualitas proses, kami menunjuk penasihat teknis, hukum, dan komersial independen yang mendampingi keseluruhan tahapan evaluasi.”

Setelah penerbitan CLoA, setiap Mitra Terpilih wajib memenuhi sejumlah persyaratan menuju Final Letter of Award, termasuk penyusunan Feasibility Study yang dapat diterima kedua belah pihak, finalisasi struktur proyek, pembentukan Joint Venture Company, penyelesaian dokumen komersial, serta perolehan persetujuan pembiayaan.

PSEL Tahap Kedua Perkuat Pengelolaan Sampah Nasional

Seleksi mitra PSEL Tahap Kedua merupakan bagian dari program nasional pengembangan PSEL yang dilaksanakan secara bertahap. Sebelumnya, pembangunan proyek PSEL Denpasar, Bali, telah dimulai melalui peresmian pembangunan pada 8 Juli 2026, setelah melalui proses seleksi mitra bersama proyek Kota Bekasi dan Bogor Raya. Sementara itu, pembangunan proyek PSEL Bekasi dan Bogor Raya akan segera diresmikan dalam waktu dekat.

Seluruh proyek yang memasuki tahap implementasi selanjutnya akan dikembangkan dan dijalankan oleh Denera sebagai platform pengembangan PSEL dan pengelolaan sampah terintegrasi di bawah DIM bersama mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL yang telah ditetapkan sesuai tahapan pengadaan yang berlaku.

Program ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian krisis penanganan sampah sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja hijau, pengurangan emisi gas rumah kaca, serta penguatan ekosistem industri pengelolaan sampah nasional.

(MB101 – Stakeholders Management & Communications BPI Danantara)

Ringkasan Berita

  • PT Danantara Investment Management (DIM) dan Denera menetapkan Mitra Terpilih PSEL Tahap Kedua untuk 8 lokasi di 20 kabupaten/kota.
  • 68 aplikasi dari 85 Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) mengikuti proses seleksi yang berlangsung secara objektif dan transparan.
  • Empat dari delapan Mitra Terpilih dipimpin perusahaan Indonesia, menunjukkan meningkatnya kapasitas pelaku usaha nasional di sektor Waste-to-Energy.
  • Mitra Terpilih akan menerima Conditional Letter of Award (CLoA) sebelum memenuhi seluruh persyaratan menuju Final Letter of Award.
  • Program PSEL diharapkan mempercepat penanganan sampah nasional, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja hijau, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta memperkuat industri pengelolaan sampah di Indonesia.