by

Menlu Sugiono Tegaskan Kesatuan ASEAN Jadi Kunci Hadapi Krisis Global dan Gejolak Kawasan

CEBU, Bhayangkara101.co.id — Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa kesatuan dan soliditas ASEAN merupakan kunci utama dalam menghadapi krisis global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah serta berbagai tantangan strategis kawasan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Foreign Ministers’ Meeting/AMM) di Cebu, Filipina, Rabu (07/05/2026).

Berbicara di hadapan para Menteri Luar Negeri negara anggota ASEAN dan Sekretaris Jenderal ASEAN, Menlu Sugiono menekankan bahwa di tengah ketidakpastian global yang semakin kompleks, ASEAN harus tetap menjadi mitra yang stabil, terpercaya, dan dapat diandalkan di tingkat internasional.

Menlu RI juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Keketuaan Filipina yang dinilai proaktif dalam mengoordinasikan respons bersama ASEAN terhadap berbagai krisis global, termasuk perkembangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan.

Menurut Menlu Sugiono, meningkatnya jumlah negara yang bergabung dalam Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan dunia terhadap ASEAN terus menguat. Karena itu, Indonesia mendorong agar kemitraan ASEAN dengan para mitra wicara terus diperkuat demi menghasilkan kerja sama yang konkret, konstruktif, dan relevan terhadap kepentingan bersama.

Dalam upaya memperluas jaringan kemitraan strategis ASEAN, Indonesia juga menyampaikan dukungan agar Turkiye dapat segera menjadi mitra wicara ASEAN sebagai bagian dari penguatan hubungan eksternal kawasan.

Selain isu global, Menlu Sugiono kembali menegaskan pentingnya perhatian ASEAN terhadap stabilitas Myanmar serta dukungan berkelanjutan bagi Timor-Leste dalam proses integrasi sebagai anggota baru ASEAN. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga persatuan dan masa depan organisasi kawasan yang inklusif.

Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ini merupakan bagian dari rangkaian KTT ASEAN ke-48 di bawah Keketuaan Filipina dengan tema “Navigating Our Future, Together”, yang menitikberatkan pada respons kolektif ASEAN terhadap dinamika global dan regional.

Menlu Sugiono dijadwalkan mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam KTT ASEAN pada 8 Mei 2026, di mana Indonesia akan terus mendorong persatuan, sentralitas ASEAN, ketahanan kawasan, serta penguatan ketahanan pangan dan energi sebagai prioritas utama menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

(MB101 -Ditjen IDP Kemlu)