by

Kementerian PKP Perkuat Kolaborasi Dengan Bankers Perempuan, Dukung Program 3 Juta

JAKARTA, Bhayangkara101.co.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait berdiskusi bersama para bankers perempuan dari sektor perbankan pada Selasa (20/1/2025) di Wisma Mandiri Thamrin, Lantai 21 Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ara menegaskan bahwa sektor perumahan membutuhkan kerja bersama lintas pemangku kepentingan, khususnya perbankan, agar kebijakan dan program yang dijalankan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Kalau kita diberi kesempatan dan kewenangan untuk bekerja bagi rakyat, maka tugas kita adalah bekerja sekuat-kuatnya, secepat-cepatnya, dan seberani-beraninya untuk membela kepentingan masyarakat,” ujar Menteri Ara.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong kebijakan yang berpihak pada rakyat, antara lain pembebasan BPHTB dan PBG, program Kredit Program Perumahan (KPP), serta berbagai insentif lain yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

Lebih lanjut, Menteri Ara menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait pemilihan hunian yang tepat. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu masyarakat membedakan karakteristik rumah komersial dan rumah program pemerintah, sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen.

“Edukasi kepada masyarakat menjadi sangat penting. Pemerintah, perbankan, dan seluruh pelaku sektor perumahan harus berjalan bersama agar masyarakat semakin paham dan terlindungi dalam memilih hunian,” ungkapnya.

Kementerian PKP akan terus memperkuat kolaborasi dengan sektor perbankan dan seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

MB101 – Biro Komunikasi Publik PKP (Kinanti)