by

Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026

JAKARTA, MB — Dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai keluarga besar QAGC JNE dalam kegiatan makan bersama, selamatan, serta doa menjelang keberangkatan rekan-rekan dari departemen Quality Management System (QMS) dan (QCE) yang akan menunaikan ibadah Umrah tahun 2026.

Keluarga Besar QAGC JNE Melepas 11 Pegawai QMS dan QCE Berangkat Umrah 2026.

Selamatan dan Doa Bersama Digelar, Momentum Silaturahmi Penuh Haru dan Kekeluargaan.

 

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 18 September 2026, pukul 13.00 WIB atau selepas Salat Jumat, tersebut digelar di Ruang kecapi suling. Acara menjadi momentum silaturahmi sekaligus bentuk dukungan moral dari keluarga besar QAGC JNE kepada para rekan yang akan menjalankan ibadah ke Tanah Suci.

Sebanyak 11 orang dari departemen QMS dan QCE JNE dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah Umrah. Keberangkatan tersebut tidak hanya menjadi perjalanan spiritual bagi para peserta, tetapi juga menjadi momen kebersamaan bagi rekan-rekan kerja yang selama ini menjalankan aktivitas profesional dalam satu lingkungan kerja.

Kegiatan diawali dengan suasana kekeluargaan. Para rekan kerja berkumpul untuk memberikan doa dan restu kepada mereka yang akan berangkat. Acara kemudian dipandu oleh Erik Syam selaku pembawa acara (MC) yang mengarahkan rangkaian kegiatan agar berlangsung tertib, hangat, dan penuh kekhidmatan.

Dalam kesempatan tersebut, doa bersama menjadi salah satu bagian penting. Para peserta mendoakan agar perjalanan menuju Tanah Suci diberikan kelancaran, keselamatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

Acik MK: Perjalanan Umrah Menjadi Momentum Spiritual

Acik MK, menyampaikan bahwa keberangkatan rekan-rekan QMS dan QCE untuk menunaikan ibadah Umrah merupakan sebuah momentum yang patut disyukuri bersama.

Menurutnya, perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak doa, melakukan introspeksi diri, serta mempererat hubungan antarsesama.

“Keberangkatan ini tentu menjadi kebahagiaan dan rasa syukur bagi kita semua. Kami dari keluarga besar QAGC memberikan doa dan dukungan agar seluruh rekan yang berangkat diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran selama perjalanan, serta kemudahan dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah di Tanah Suci,” ujar Acik.

Ia menambahkan, kegiatan selamatan dan doa bersama tersebut juga menjadi bentuk kepedulian serta rasa kekeluargaan di lingkungan kerja.

Bagi Acik, hubungan yang terjalin di tempat kerja tidak semata-mata berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab profesional. Kebersamaan juga perlu dibangun melalui kepedulian, silaturahmi, dan saling memberikan dukungan ketika ada rekan yang mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah.

“Semoga seluruh rangkaian ibadahnya diberikan kemudahan, mulai dari keberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat. Yang paling utama tentu kita doakan agar ibadah Umrahnya diterima Allah SWT dan menjadi Umrah yang mabrur,” katanya.

11 Orang dari QMS dan QCE JNE

Keberangkatan 11 orang dari QMS dan QCE JNE menjadi perhatian dan kebahagiaan tersendiri bagi rekan-rekan kerja. Mereka yang berangkat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan sekaligus membawa semangat spiritual tersebut dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tanah air.

Kegiatan doa bersama juga diisi dengan pesan-pesan agar para peserta Umrah senantiasa menjaga kesehatan, mengikuti seluruh arahan selama perjalanan, serta memanfaatkan kesempatan berada di Tanah Suci untuk memperbanyak ibadah dan doa.

Selain doa untuk para calon jemaah, suasana acara juga berlangsung santai. Setelah rangkaian doa, keluarga besar QAGC menikmati makan bersama sebagai bagian dari tradisi kebersamaan dan silaturahmi.

Senyum dan canda rekan-rekan kerja turut mengiringi kegiatan tersebut. Meski sederhana, makan bersama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari momentum pelepasan para calon jemaah Umrah.

Erik Syam Pimpin Acara

Sementara itu, Erik Syam selaku MC mengemas acara dengan suasana hangat dan kekeluargaan. Ia mengajak seluruh rekan yang hadir untuk bersama-sama memberikan doa terbaik bagi 11 rekan dari QMS dan QCE yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Erik menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan kesempatan untuk berkumpul dan memberikan restu sebelum para rekan menjalankan perjalanan ibadah.

Menurutnya, keberangkatan Umrah merupakan momen istimewa sehingga dukungan dan doa dari rekan-rekan kerja menjadi bagian penting.

“Yang kita harapkan tentunya seluruh rekan yang berangkat diberikan kelancaran, kesehatan dan keselamatan. Semoga selama berada di Tanah Suci dapat menjalankan seluruh ibadah dengan baik dan kembali berkumpul bersama keluarga serta rekan-rekan dalam keadaan sehat,” ungkap Erik.

Ia juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat tali silaturahmi keluarga besar QAGC JNE.

Doa untuk Keselamatan dan Umrah Mabrur

Dalam suasana penuh kekeluargaan, dan doa bersama menjadi inti dari kegiatan. Harapan agar perjalanan 11 calon jemaah berjalan lancar terus disampaikan.

Keluarga besar QAGC JNE mendoakan agar para peserta mendapatkan perlindungan selama perjalanan, diberikan kesehatan selama menjalankan ibadah, serta memperoleh kemudahan dalam melaksanakan rangkaian ibadah Umrah.

Tidak hanya itu, doa juga ditujukan agar seluruh peserta dapat kembali ke Indonesia dengan membawa pengalaman spiritual yang positif dan semakin meningkatkan kualitas kehidupan pribadi maupun sosial.

Kegiatan yang diprakarsai dengan penuh kebersamaan tersebut juga menunjukkan bahwa lingkungan kerja dapat menjadi ruang untuk membangun solidaritas dan kepedulian antarrekan.

Ketua Pelaksana, Ibu Suri, dalam undangan kegiatan tersebut mengajak seluruh rekan untuk hadir dalam acara selamatan dan doa bersama.

“Monggo kita kumpul, selamatan dan doa bersama agar beliau-beliau diberikan kelancaran, kesehatan dan menjadi Umrah yang mabrur,” demikian ajakan yang disampaikan dalam undangan tersebut.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama dan silaturahmi. Sederhana namun sarat makna, acara tersebut menjadi kenangan tersendiri sebelum 11 rekan dari QMS dan QCE JNE melaksanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.

Keluarga besar QAGC JNE berharap perjalanan Umrah tahun 2026 tersebut berlangsung lancar sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Doa dan restu pun mengiringi langkah 11 rekan QMS dan QCE JNE menuju Tanah Suci, dengan harapan pulang membawa predikat Umrah yang mabrur, kesehatan, keselamatan, serta semangat baru untuk kembali menjalankan aktivitas bersama keluarga besar QAGC JNE.

Editor: Zakaria (Bang zeck)