by

Presiden Prabowo: Anak Buruh hingga Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Bukti Meritokrasi dan Kesempatan Setara

-Nasional-43 views

SUMEDANG, Bhayangkara101.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberagaman latar belakang serta pemerataan akses pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Hal tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Rabu, 29 Juli 2026.

Dalam amanatnya, Presiden mengungkapkan bahwa 10 lulusan terbaik IPDN Angkatan XXXIII berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi dan profesi yang beragam. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa kesempatan meraih pendidikan tinggi terbuka bagi seluruh anak bangsa tanpa memandang status sosial.

“Sebelum naik ke podium, saya mendapat laporan dari Menteri Dalam Negeri, ‘Bapak Presiden, bahwa sepuluh lulusan terbaik dari angkatan ini semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana.’ Tadi disampaikan kepada saya, ada yang merupakan anak buruh, anak petani, dan ada pula anak bintara TNI,” tuturnya.

Presiden menilai keberagaman tersebut mencerminkan keberhasilan proses seleksi IPDN yang dilaksanakan secara objektif dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ini membuktikan bahwa seleksi IPDN yang dijalankan oleh Kementerian Dalam Negeri telah berhasil,” ucap Presiden dalam amanatnya.

Kepala Negara berharap sistem seleksi yang berbasis kompetensi tersebut terus dipertahankan sehingga mampu menjaring putra-putri terbaik bangsa dari seluruh lapisan masyarakat. Menurut Presiden, siapa pun memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin apabila diberikan kesempatan dan mampu menunjukkan prestasi.

“Kita inginkan seleksinya benar. Putra putri yang terbaik bangsa, anak siapapun, ini membuktikan NKRI berhasil. Kalau anak buruh harian bisa lulus menjadi pamong praja, siapa tahu suatu saat dia akan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa penerapan meritokrasi merupakan salah satu bukti nyata keberhasilan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, Indonesia harus dipimpin oleh generasi terbaik yang meraih posisi berdasarkan kemampuan, prestasi, dan kerja keras.

“Ini buktikan bahwa NKRI berhasil, bahwa Pancasila itu benar. NKRI dan Pancasila harus menjadi negara dipimpin oleh mereka-mereka yang terbaik. Mereka-mereka yang berprestasi. Meritokrasi. Mereka yang berprestasi, silakan. Maju. Maju. Ini membanggakan hati saya,” pungkasnya.

(MB101 – BPMI Setpres)

Ringkasan Berita

  • Presiden Prabowo mengapresiasi pemerataan akses pendidikan di IPDN yang membuka peluang bagi seluruh anak bangsa.
  • Sepuluh lulusan terbaik IPDN Angkatan XXXIII berasal dari keluarga sederhana, termasuk anak buruh, petani, dan bintara TNI.
  • Presiden menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti seleksi IPDN berjalan adil dan objektif melalui sistem yang memberikan kesempatan setara.
  • Sistem meritokrasi ditegaskan sebagai fondasi dalam mencetak pemimpin bangsa berdasarkan prestasi dan kemampuan.
  • Penerapan nilai Pancasila dan kesempatan yang setara dinilai menjadi kunci lahirnya generasi pemimpin masa depan Indonesia.