Home Nusantara Anggota DPRD Bandarlampung Tertarik Pengelolaan Sampah di Tangerang

Anggota DPRD Bandarlampung Tertarik Pengelolaan Sampah di Tangerang

SHARE
H. Erwansyah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Bandarlampung
article top ad

TANGERANG, NNN – Wakil ketua Komisi II DPRD Kota Bandarlampung, H. Erwansyah mengadakan kunjungan kerja di Kantor DPRD Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, kehadirannya bertujuan untuk mengetahui lebih dalam seputar potensi wisata  yang dimiliki Kota Tangerang.

article inline ad

Lebih jauh, Putera daerah Way Kanan – Lampung ini menjelaskan, dalam kunjungan itu pihaknya juga membahas seputar pengelolaan sampah di Kota Tangerang yang menurutnya cukup berhasil dalam tata kelolanya.

“Kami sangat tertarik dengan tata cara pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang,” imbuh Pria kelahiran Gunung Labuhan – Way Kanan ini kepada Nagara News Network (NNN).

Legislator asal daerah pemilihan IV yang meliputi Kecamatan Sukabumi, Sukarame, Tanjung Senang ini menilai, Pemkot Tangerang berhasil merubah tumpukan sampah menjadi sebuah taman edukasi yang ramah lingkungan.  “Mereka mampu merubah dari tumpukan sampah, menjadi taman yang lebih asri dan minimal mengurangi dampak lingkungan,” imbuhnya.

Di akhir penyampaianya, pria yang khas dengan senyum simpulnya ini berharap, keberhasilan dalam pengelolaan sampah di Kota Tangerang dapat diimpelementasikan di daerah yang ia wakili yakni jantungnya ibukota Provinsi Lampung.

“Harapan saya, UPT pengelolaan sampah Kota Bandar Lampung bisa mencontoh keberhasilan Kota Tangerang dalam mengelola sampah,” tukasnya.

Sementara itu, hal senada disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol DPRD Kota Tangerang, Andika Susilo yang juga mengatakan kehadiran Komisi II DPRD Bandar Lampung mengambil sample Tempat Pembuangan Sampah (TPA) di Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

“TPA itu sekarang sudah dikelola dengan baik menjadi taman di Kota Tangerang. Dulunya terdapat gunungan sampah namun sekarang menjadi destinasi wisata edukasi, mulai dari pengelolaan pupuk sampai dijadikan taman untuk wisata,” katanya.

Menurut Andika, Lahan seluas 34 hektar yang berada di TPA Rawa Kucing, 3 (tiga) hektarnya dijadikan lahan penghijauan dan area bermain (ruang ramah anak).

“Tadinya tumpukan sampah disulap menjadi daya tarik tersendiri untuk masyarakat sekitar Kota Tangerang,” tambahnya.

Lebih jauh, Andika menjelaskan hasil pengelolaan sampah yang di jadikan pupuk Kompos dibagikan secara gratis ke masyarakat yang membutuhkanya.

“Dibagikan gratis oleh UPT Rawa Kucing ke masyarakat untuk penanaman pohon-pohon atau penghijauan bumi,” pungkasnya.(by)

article bottom ad