Home Amerika MacKenzie akan Sumbangkan Separuh Uang Cerai Rp 537 Triliun

MacKenzie akan Sumbangkan Separuh Uang Cerai Rp 537 Triliun

SHARE
Jeff Bezoz bersama MacKenzie
article top ad

Seorang hakim telah menandatangani dokumen hukum untuk memindahkan saham Amazon senilai US$ 38 miliar atau sekitar Rp 537 triliun menjadi atas nama MacKenzie Bezos, mantan istrinya sebagai bentuk penyelesaian perceraiannya.

Angka itu memecahkan rekor pembayaran untuk sebuah perceraian dalam sejarah dari sebelumnya senilai US$ 2,5 miliar. Kala itu, dibayarkan kepada Jocelyn Wildenstein ketika dia bercerai dengan agen barang seni, Alec Wildenstein pada tahun 1999.

article inline ad

Dari perceraian itu, MacKenzie Bezos yang kini berusia 49 tahun dan berprofesi sebagai penulis, akan menjadi wanita terkaya keempat di dunia. Ia berjanji untuk memberikan setidaknya setengah dari kekayaannya untuk kegiatan amal seperti dikutip Theguardian.com, Senin, 1 Juli 2019.

MacKenzie, yang menikah dengan Jeff pada tahun 1993, setahun sebelum Jeff memulai Amazon dari garasinya di Seattle, mengatakan dia memiliki “jumlah uang yang tidak proporsional untuk dibagikan”. Ia juga berjanji untuk bekerja keras dan akan memberikannya “sampai brankasnya kosong”.

MacKenzie membuat surat pernyataan kepada Giving Pledge, badan amal yang dibuat oleh investor Warren Buffett bersama pendiri utama Microsoft, Bill Gates. Isi surat itu di antaranya mendorong orang terkaya di dunia berkomitmen memberikan setidaknya setengah dari kekayaan mereka untuk amal.

Meski menyerahkan sejumlah besar asetnya untuk biaya perceraian itu, Jeff Bezos masih akan menjadi orang terkaya di dunia dengan kekayaan US$ 118 miliar.

Mengaku Diperas

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bos Amazon ini mengaku diperas oleh sebuah perusahaan media sebagaimana yang diunggah pada Kamis, 7 Februari 2019 waktu Amerika Serikat.  Bezos mengungkapkan dia diperas oleh American Media Inc (AMI) yang mengancam akan mempublikasikan foto-foto serta pesan singkat antara dirinya dengan Lauren Sanchez. AMI adalah induk dari tabloid National Enquirer, sedangkan Sanchez disebut-sebut sebagai kekasih Bezos.

Bulan lalu, Bezos dan istrinya, MacKenzie, mengumumkan perceraian mereka setelah menikah selama 25 tahun. Reuters melansir bahwa pada hari yang sama dengan pengumuman perceraian itu, National Enquirer menyatakan akan merilis pesan teks pribadi antara Bezos dan Sanchez.

Bezos mengatakan setelah pesan pribadinya ditayangkan oleh National Enquirer, dia langsung menyewa jasa penyelidik pribadi untuk mengetahui bagaimana pesan-pesan tersebut bisa diperoleh oleh tabloid itu dan apa motif di baliknya.

Bezos menyewa jasa Gavin de Becker, ahli keamanan publik dan mantan staf Presiden AS Ronald Reagan. De Becker kemudian menyampaikan ke media bahwa kebocoran itu dilandasi motif politik, yang menurut Bezos, melibatkan AMI.

Selain itu, orang terkaya di dunia ini juga mengindikasikan bahwa pemerasan yang diterimanya memiliki kaitan dengan kepemilikannya di Washington Post. Menurut Bezos, dengan berbagai peliputan yang dilakukan oleh salah satu surat kabar terbesar AS itu, tak terelakkan jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu dan turut menjadikan Bezos sebagai musuh.

Bezos menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai salah satunya. Bezos memaparkan bahwa Trump tak menyukai Washington Post, yang dapat dilihat dari berbagai cuitannya. Terkait hal ini, AMI belum memberikan komentarnya.

Nama Jeff Bezos kembali masih dalam daftar orang terkaya Bloomberg baru-baru ini. Ia menempati posisi nomor wahid dengan kekayaan sebesar US$ 142 miliar atau setara Rp 1.988 triliun dengan kurs Rp 14.000 per dolar AS. Selain sukses membesarkan Amazon, Bezos juga baru saja menginvestasikan uangnya di Google, AirBnB dan Business Insider.

Kekayaan Jeff Bezos , pengusaha 54 tahun asal Amerika Serikat ini masih bersumber dari Amazon. Toko ritel online tersebut dikabarkan membukukan pendapatan sekitar US$ 178 miliar pada 2017.

article bottom ad