Home Bhinneka BPIP Dorong Pelajar Muhammadiyah Menjaga Nilai-nilai Ke-Indonesiaan

BPIP Dorong Pelajar Muhammadiyah Menjaga Nilai-nilai Ke-Indonesiaan

SHARE
Pimpinan BPIP menerima delegasi PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Foto: BPIP
article top ad

Jakarta, MB – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kamis, 27 Juni 2019, menerima kunjungan 13  anggota delegasi Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) di kantor BPIP, Jalan Veteran 3, Jakarta. Kunjungan delegasi PP IPM ini dalam rangka memohon dukungan BPIP terkait rencana penyelenggaraan kegiatan “Simposium Milenial untuk Perdamaian dan Toleransi” yang akan digelar PP IPM pada 18 Juli 2019 di Jakarta.

Dalam simposium yang akan dihadiri 500 pelajar Muhammadiyah dan perwakilan pelajar dari organisasi kepemudaan lainnya dari seluruh Indonesia ini diharapkan dapat menghadirkan pembicara antara lain Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri. Megawati diharapkan dapat menyampaikan pidato kebangsaan mengenai nilai-nilai mutiara Pancasila dan peran pemuda Indonesia di era milenium.

article inline ad

Menyikapi rencana kegiatan IPM ini, BPIP menyambut baik dan akan memberi dukungan bagi suksesnya pelaksanaan kegiatan dimaksud. Sebab, apa yang dilakukan IPM pada hakekatnya sejalan dengan arah dan kebijakan BPIP dalam menyosialisasikan dan mengomunikasikan Pancasila serta menghidupkan kembali pemahaman mengenai Pancasila di ruang publik.

Pada kesempatan itu, Plt. Kepala BPIP Prof. Hariyono mengatakan bahwa Muhammadiyah sebagai sebuah organisasi diakui telah banyak memberikan kontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, terutama di bidang pendidikan. “Pendiri Muhammdiayah, K.H. Ahmad Dahlan telah diakui sebagai pelopor terbentuknya pendidikan modern yang memadukan pelajaran ilmu agama Islam dan ilmu umum,” ucap Hariyono dalam keterangan tertulis yang diterima Media Bhayangkara.

Hariyono berharap generasi milenial anggota IPM hendaknya mewarisi semangat K.H. Ahmad Dahlan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Anggota IPM mesti dapat menunjukkan sikap berbudaya dan berbahasa yang benar seperti dicontohkan K.H Ahmad Dahlan. “Sebagai seorang muslim yang taat dan pernah belajar lama di Arab Saudi, beliau menerapkan dan mengamalkan ajaran Al Quran dan hadist dengan sangat baik, namun tetap berperilaku dan berbudaya Indonesia dan tidak lantas berbudaya kearab-araban,” Hariyono menambahkan.

Lebih jauh, Hariyono berharap IPM kiranya dapat membantu pemerintah dalam mengerem fanatisme politik berbasis agama dan menghilangkan kecurigaan di tengah masyarakat yang didasarkan pada simbol-simbol agama. “IPM kiranya dapat menularkan ajaran, pemikiran dan perilaku K.H. Ahmad Dahlan ke generasi milenial. Selain pendidikan, banyak hal yang dapat dipelajari dari K.H. Ahmad Dahlan, termasuk politik dan ekonomi,” demikian harapan Plt. Kepala BPIP.

Menangapi penerimaan BPIP dan harapan yang disampaikan Plt. Kepala BPIP, pimpinan delegasi IPM, M. Furqon menyampaikan penghargaan yang tinggi karena tidak mengira bahwa IPM sebagai organisasi yang berisikan pelajar akan diterima dengan penuh kehangatan dan cinta serta keramah-tamahan oleh seluruh pimpinan BPIP, bukan hanya oleh Plt. Kepala tetapi juga para Deputi dan Direktur BPIP. 

Penulis : Taufik Alwie

article bottom ad