Home Angkara Dua Pembunuh Wanita Cantik di Air Sugihan Ditangkap

Dua Pembunuh Wanita Cantik di Air Sugihan Ditangkap

SHARE
Dua tersangka pembunuh dan pemerkosaan
article top ad

PALEMBANG, MB – Patut diacungi jempol, kinerja polisi dalam waktu relatif singkat berhasil menangkap dua pria diduga tersangka pembunuh Melinda Zidemi masing-masing bernama Nang dan Han alias M dan H.

Dua pria ini tak lain tetangga Melinda Zidemi yang sama-sama tinggal di perumahan pekerja perkebunan PT PSM di Dusun Sungai Baung Desa Bukit Baru Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI.

article inline ad

Menurut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, motif awal memang karena pelaku menaruh dendam terhadap korban.  “Diduga karena asmara. Untuk pastinya tunggu besok, karena penyidik masih melakukan pemeriksaan,” ujar Supriadi.  Motif asmara yang dimaksud diduga Melinda menolak cinta salah seorang pelaku.

Sosok Dua Pelaku

Kabar penangkapan dua pelaku sudah beredar luas.  Kabarnya sisa karet ban untuk mengikat Melinda di TKP juga ditemukan di kamar dua pemuda itu.

D mengatakan dua pemuda itu merupakan pekerja di PT PSM. Keduanya bertugas sebagai tenaga pemanen di sana.

D menganl dua pemuda itu bukan berasal dari luar Sumsel. Keduanya merupakan warga asal Kecamatan Rambutan Banyuasin Sumatera Selatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, calon Pendeta Melinda Zidemi dibunuh dan diperkosa.

Mayatnya ditemukan di areal perkebunan PT PSM tepatnya di Divisi 3, Desa Bukit Baru Dusun Sungai Baung Kecamatan Air Sugihan OKI, Selasa (26/3).

Melinda bersama seorang anak berusia 11 tahun NP dicegat dua orang saat pulang dari Pasar Jeti, Senin (25/3) pukul 17.00 antara Divisi 3 dan Divisi 4.

Kedua pelaku memerkosa Melinda lalu membunuhnya. Mayatnya ditingal begitu saja.

Sementara NP semula dikira sudah meninggal dunia oleh dua pelaku. NP ternyata berhasil bangun dan berlari menuju tempat tinggal mereka di Divisi 4 sekitar pukul 23.00.

Sebelum NP pulang ke divisi 4, sejak sore hari warga sudah cemas karena keduanya tak kunjung pulang. Warga kemudian sempat mencari.

Malam itu juga, warga beramai-ramai mencari ke seluruh penjuru areal perkebunan itu. Baru pada keesokan harinya mayat Melinda ditemukan ditutupi semak dan batang kayu yang sebelumnya dipakai untuk memblokade jalan.

Tewasnya Melindawati Zidemi alias Melinda Zidemi, calon pendeta muda cantik yang dibunuh di Sungai Baung Sumsel meninggalkan kesedihan mendalam bagi rekan korban.

Dewistina Finowa’a, rekan satu angkatan korban di STTIP (Sekolah Tinggi Teologi Injili Palembang) mengungkapkan sahabatnya itu sangat berkomitmen untuk menjadi pendeta.  Dewistina mengungkapkan terakhir kali bertemu dengan Melinda sekitar dua minggu lalu di kota Palembang.

Selama itu, korban tidak pernah mengeluhkan hal-hal buruk yang pernah dialaminya disana.

“Nggak ada sama sekali. Keluhan atau curhat-curhat mengeluh juga nggak ada. Dia nyaman-nyaman saja di sana,” ujar Dewistina.

Namun, Melindawati tetap seperti perempuan muda lainnya. Dia juga sering bercerita tentang tunangannya yang kini sedang berada di Nias Sumatera Utara.  “Ya paling ceritanya, minta di doakan yang terbaik saja. Semoga dipermudah Tuhan, niat baiknya untuk ingin segera menikah. Tapi tanggal dan waktu pernikahan, belum ditentukan,” ujarnya.

Sementara itu, jenazah Melinda telah dibawa dari GKII jalan Urip Sumoharjo Palembang.

Setelah dilakukan ibadah penghiburan dan ibadah pemberangkatan, kini jenazah tengah dalam menuju kampung halamannya di pulau Hibala kepulauan Nias Sumatera Utara.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menuturkan, kasus ini menjadi atensi yang langsung diperintahkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara kepada Reskrim Polres OKI dan Polda Sumsel.

“Dari hasil visum yang dilakukan, korban tewas karena dicekik. Sebab di leher korban terdapat luka memar bekas cekikan,” ujarnya, Rabu (27/3/2019).

Selain itu, ditemukan bukti adanya bekas sperma di sekitar area kewanitaan korban. Hal ini memastikan, bila sebelum dibunuh korban terlebih dahulu diperkosa para pelaku.

Sumber: TRB

article bottom ad