Home Abinawa Paskibraka Tangerang Siap Sukseskan Upacara Pengibaran Sang Saka Merah Putih

Paskibraka Tangerang Siap Sukseskan Upacara Pengibaran Sang Saka Merah Putih

SHARE
article top ad

Tangerang, MB – Menjelang persiapan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus oleh seluruh kalangan masyarakat Indonesia, tampak bermunculan bendera dan umbul-umbul dengan warna merah dan putih sebagaimana warna dasar bendera Indonesia. Pernak-pernik ini menghiasi berbagai sudut jalan baik di wilayah perkotaan maupun pelosok-pelosok pedesaan.

Semua itu mampu membangkitkan suasana kebangsaan dan patriotik yang selama ini tergerus oleh hingar-bingar politik tanah air yang membuat sebagian bangsa Indonesia tergerus dalam mendukung golongan dan partai politik tertentu. Hal itu tidak dapat dipungkiri memecah-belah rasa persatuan dan kesatuan di kalangan anak bangsa. Rasa nasionalisme dan persatuan terlupakan oleh adanya kelompok pro dan kontra.

article inline ad

Moment HUT RI ini semestinya menjadi moment untuk kita bersama berjalan beriringan dan bergandengan tangan sebagai sebuah bangsa yang memiliki keanekaragaman suku, ras dan golongan untuk saling melengkapi dan menyempurnakan.

Sekilas mengenai sejarah Paskibraka, sejak pertama kali bendera Merah Putih dikibarkan pada momen Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, peranan Paskibraka sangatlah penting dan menjadi sebuah simbol dan ikon Pemuda yang gagah, berani dan tak gentar dalam mengibarkan sang saka bendera pusaka Merah Putih yang dijahit oleh Ibu Fatmawati.

Saat itu ada tiga orang yang bertugas sebagai Paskibraka, yaitu Latief Hendradiningrat dan Suhud sebagai pengibar bendera serta SK Trimurti sebagai pembawa bendera atau istilahnya baki. Ketiganya masih berusia muda, gagah dan memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme sebagai pejuang yang membela tanah air dari para penjajah.

Peringatan HUT RI dan puncak acara yaitu upacara Pengibaran dan Penurunan Sang saka Merah Putih di Alun-alun Kota Tangerang yang akan dipimpin langsung Inspektur Upacara Walikota Tangerang Arif R.Wismansyah, tentunya tak lepas pula dari peranan Paskibraka sebagai Petugas Pengibar Bendera Merah Putih.

Seperti penuturan Bobby Yunandar selaku PPTK Pakibraka di Disporparekraf Kota Tangerang yang kami temui di Alun-alun lapangan A.Yani pada saat memantau kegiatan latihan Paskibraka persiapan menjelang HUT RI ke-72, “pada tahun ini telah terseleksi 50 orang pemuda dan pemuda pelajar yang mewakili sekolah-sekolah setingkat SMU di Kota Tangerang hasil dari perekrutan Calon Paskibraka Kota Tangerang sebanyak 1000 orang Paskibra sekolah.”

“Kemudian dilakukan seleksi dan diklat yang dilaksanakan tanggal 7-9 Juli 2017 di SMPN 13 Kota Tangerang bertujuan untuk menyaring Tim Inti Paskibaraka Kota Tangerang 2017,” ujarnya.

Selain dari 50 orang Paskibra sekolah yang telah diseleksi, tuturnya, ada juga Tim dari Kepolisian Resort Metro Tangerang Kota sebanyak 57 orang Bintara Polri yang bertugas sebagai Pasukan pengawal atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pasukan 45.

“Mereka bersinergi dan berlatih bersama menjadi sebuah kesatuan Paskibaraka Kota Tangerang 2017.”

Ia menuturkan, Paskibraka Kota Tangerang dibawah Komandan Latihan Perwira Polisi Kompol Akhir Budianto telah berlatih kurang lebih sebulan di Alun-alun Kota Tangerang.

Mereka terus berlatih tak kenal lelah dan penuh semangat agar bisa tampil sempurna menjalankan tugas dan tanggung jawab yang penuh dengan historis dan kesakralan sebagai Pengibar Bendera Pusaka Merah Putih di Kota Tangerang tahun 2017.

Tugas dan tanggung jawab tersebut tentunya tidak mudah, mengingat pada saat pelaksanaan pengibaran maupun penurunan bendera Merah Putih, hampir seluruh mata peserta upacara melihat langsung proses tersebut detik demi detik secara cermat.

Untuk itulah sebagai pusat dari perhatian dan salah satu hal terpenting dari rangkaian upacara yang berlangsung dengan khidmat, diharapkan tidak ada kesalahan yang dibuat dan akan mengganggu kekhidmatan jalannya upacara tersebut.

Tidak adanya toleransi kesalahan sekecil apapun membuat tugas dan tanggung jawab ini terasa begitu berat sekaligus membanggakan. Pada saat latihan yang berlangsung hampir sehari penuh selama sebulan tanpa henti, tentunya banyak sekali kesalahan dan ketidakkompakan baik dalam langkah, sikap maupun peralatan pendukung seperti bendera, senjata pasukan 45 dan lain-lain.

Jika ada kesalahan, tentunya konsekwensi hukuman sudah menanti sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan yang dibuat. Rasa lelah, letih dan kejengkelan akibat harus menanggung konsekwensi hukuman atas kesalahan yang dilakukan pada saat latihan kelak terbayar saat proses pelantikan dan pengukuhan sebagai Paskibraka Kota Tangerang yang akan dilaksanakan sehari sebelum bertugas pada tanggal 16 Agustus 2017.

Semoga segala jerih payah mereka saat berlatih dan bertugas mengibarkan Sang saka Merah Putih, dapat memantik kembali Api semangat kebangsaan yang mulai luntur tergerus zaman. Sehingga kita bisa mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi sesama dan bersama menciptakan Indonesia yang damai, aman dan tentram ber-Bhineka Tunggal Ika. (SA)

 

article bottom ad