Home General Ormas Sweeping Atribut Natal, Ini Tanggapan Polda Metro Jaya

Ormas Sweeping Atribut Natal, Ini Tanggapan Polda Metro Jaya

SHARE
article top ad

Jakarta, Mediabhayangkara.co.id – Menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru, kelompok organisasi massa (ormas) diberitakan melakukan sweeping ke sejumlah toko yang memasang atribut Natal.

Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) tidak tinggal diam. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan pada Rabu, 17 Desember 2016, bahwa yang berhak melakukan sweeping hanyalah polisi dan pemerintah.

article inline ad

“Sweeping hanya boleh dilakukan kepolisian dan pemerintah,” ujarnya menanggapi aksi kelompok ormas Front Pembela Islam (FPI) yang sebagaimana telah diberitakan merazia PT Honda Mitra Jatiasih, rumah makan dan pusat perbelanjaan.

Sebelumnya pada Jumat, 16 Desember 2016, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana kembali menegaskan hal yang sama. Suntana mangatakan akan menindak tegas pihak-pihak yang melawan aturan hukum dan bertindak sewenang-wenang.

“Polisi akan melakukan tindakan tegas kepada ormas atau siapapun yang melakukan tindakan main hakim sendiri dan sweeping, kita tindak sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Dia juga menekankan kepada perusahaan untuk tidak memaksakan kepada karyawan yang beragama Islam mengenakan atribut non-muslim.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah mengeluarkan fatwa melarang umat Muslim mengenakan atribut Natal.

Suntana meminta pihak perusahaan agar menghormati fatwa yang dikeluarkan MUI tersebut. “Pengusaha yang melakukan pemaksaan terhadap karyawan muslimnya, maka pihak kepolisian akan melakukan penindakan secara persuasif,’ ujarnya. (Melky)

article bottom ad